cristiano ronaldo

Sebelum Menjalani Final Liga Champions, Real Madrid Harus Perbaiki 5 Hal Ini

Usai mengalahkan Bayern Munchen dengan agregat 4-3, Real Madrid mampu melaju ke final Liga Champions. Tetapi, untuk mencapai destinasi utama mereka, ialah mengangkat trofi, terdapat beberapa hal yang wajib mereka perbaiki.

Di dalam duel terakhir kontra Juventus dan Bayern, penampilan tim bimbingan Zinedine Zidane mampu dibilang menimbulkan keraguan. Keragauan muncul dari situs ini karena Madrid kerap kali kurang konsentrasi dimenit-menit awal pertandingan dan mudah sekali kebobolan. Oleh karena itu, sekian banyak perbaikan bisa menuntun Los Blancos memperoleh trofi ketiga beruntun.

Dibawah adalah 5 hal yang mesti diperbaiki Real Madrid sebelum melakoni di final Liga Champions serupa yang dikabarkan Bookmarkers.

Belum Bisa Konsisten Menguasai Laga

Bayern memiliki penguasaan bola sebanyak 60 persen di Santiago Bernabeu, sedangkan di leg pertama mereka menguasai 53% pada paruh pertama dan 67% di babak kedua. Melihat hal tersebut kita dapat ambil kesimpulan kalau ada 2 kemungkinan.

Pertama Real Madrid memang sengaja membuat Munchen menguasai bola lebih banyak dan mengambil kesempatan menyerang hanya ketika Bayern munchen lengah atau kedua Toni Kroos, Modric, dan Casemiro kurang kuat dalam menjaga ritme sehingga penguasaan pertandingan mutlak dimiliki Bayern Munchen.

Toni Kroos dan Luka Modric dikutip dari sumber tulisan tidak mampu menguasai permainan di lini tengah dan Real Madrid harus menunggu-nunggu untuk mendapatkan kans untuk melancarkan serbuan balik.

Kurang Konsentrasi di Menit Permulaan

Baik Juventus serta Bayern Munchen bisa mencetak gol di menit awal partai saat menghadapi Real Madrid. Sudah 3 kali pasukan Zinedine Zidane tercambuk pada menit awal pertandingan yakni menghadapi Juventus sekali dan belum lama ini Bayern Munchen 2 kali membobol gawang Navas 2 kali saat menit awal oleh Joshua Kimmich.

Juventus membobol baca lebih rinci gawang Keylor Navas pada menit kedua, sedangkan Bayern pd menit ke-3. Los Blancos tentunya menolak hal itu berlangsung di Kiev. Juventus menjebol gawang Keylor Navas pada menit ke-2, sedangkan Bayern pada menit ke-3. Los Blancos tentunya tidak ingin hal itu terjadi di Kiev. Terlebih lawan yang dihadapinya nanti adalah Liverpool yang notabene memiliki banyak pemain cepat juga skill individu yang baik.

Pulihkan Performa Cristiano

Permainan Cristiano Ronaldo begitu penting bagi sang juara bertahan Liga Champions. Namun, super star Portugal tersebut gak mencetak gol di dalam dua pertandingan kontra Bayern Munchen. Ronaldo seperti kehilangan sihirnya ketika berduel dengan Munchen kemarin. Sang raja gol itu tidak mampu menciptakan gol ke gawang Sven Ulrich karena hanya mendapat sedikit sekali peluang dimulut gawang Bayern Munchen.

Di leg kedua, dirinya hanya memiliki satu kans bagus yang dihentikan oleh Sven Ulreich, tetapi di final, tim harus menghasilkanya lebih detail lihat terlibat di hadapan gawang. Sebab peluang Real Madrid untuk menciptakan gol hanya bertumpu kepadanya. Jika Ronaldo bermain buruk atau tidak bisa melepaskan diri dari bek Liverpool maka Los Blancos dipastikan akan sulit memenangi duel versus Liverpool nanti.

Pertahanan Kopong

Dengan atau tak Casemiro, ruang kira-kira lini tengah dan pertahan perlu ditutup. Jarak yang terlalu jauh antara barisan penyerang, gelandang, dan zona pertahanan membuat lini pertahanan Madrid terlihat kosong melompong sehingga akan sangat mudah buat lawan melakukan tusukan langsung kejantung pertahanan.

James Rodriguez memanfaatkan tulisan dari sini hal2 itu di Bernabeu dan baik Bayern maupun Juventus membentuk banyak kesempatan menerjang dari tengah. Jika Jurgen Klopp jeli melihat hal tersebut tentunya Liverpool juga akan memanfaatkan celah kosong tersebut.

Request Langkah Mundur Kala Unggul

Menghadapi lawan-lawan mereka di paruh perempat final dan semifinal, Real Madrid terlampau mengandalkan kemampuan mereka untuk melakukan serbuan balik.

Akibatnya, beberapa peluang diciptakan dengan lawan-lawan Los Blancos dan hal ini bisa sangat tak mengenakan di final.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *